Profil

Magister
Kesehatan Masyarakat

universitas muhammadyah aceh

Kompetensi Lulusan

Magister Kesehatan Masyarakat sebagai suatu unit pendidikan magister kesehatan, memiliki kompetensi lulusan yang terbagi menjadi tiga kompetensi, yaitu kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi institusional, berikut uraiannya:

Kompetensi utama lulusan Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh mengacu kepada delapan kompetensi yang telah disepakati pada tatanan global (WFPHA, PHF), regional (SEAPHEIN) dan nasional (AIPTKMI) dan telah disepakati untuk menjadi acuan Prodi S2 MKM di Indonesia. Kompetensi utama mencakup delapan aspek: Analytical/Assessment Skills; Policy Development/Program Planning Skills; Communication Skills; Cultural Competency Skills; Community Dimensions of Practice Skills; Public Health Sciences Skills; Financial Planning and Management Skills dan Leadership and Systems Thinking Skills, yang diterjemahkan ke dalam kompetensi kurikulum Prodi S2 MKM sebagai berikut:

  1. Memiliki kemampuan melakukan berbagai kajian dan analisis situasi masalah kesehatan masyarakat;
  2. Memiliki kemampuan mengembangkan kebijakan, perencanaan, monitoring dan evaluasi program kesehatan masyarakat;
  3. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan sejawat dan publik secara efektif;
  4. Memiliki kemampuan memahami budaya setempat yang berdampak terhadap program dan kesehatan masyarakat;
  5. Memiliki kemampuan melakukan pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat dan produktif;
  6. Memiliki penguasaan ilmu kesehatan masyarakat;
  7. Memiliki kemampuan merencanakan keuangan dan terampil dalam bidang manajemen; dan
  8. Memiliki kemampuan kepemimpinan dan berfikir sistem. 

Kompetensi pendukung sesuai dengan peminatan yang ditekuni oleh masing-masing peserta didik. Untuk saat ini, Prodi S2 MKM UNMUHA menfokuskan pada dua peminatan: Peminatan Epidemiology dan Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan.

Kompetensi Pendukung Peminatan Epidemiologi

  1. Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dengan menggunakan research design epidemiologi baik deskriptif maupun analitik untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif;
  2. Mampu menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan penelitian epidemiologi melalui pendekatan sistem dan multidisiplin keilmuan; dan
  3. Mampu mengelola penelitian dan pengembangannya dalam memecahkan masalah kesehatan masyarakat dan pengembangan keilmuan kesehatan masyarakat.

Kompetensi Pendukung Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

  1. Mampu menganalisis kebijakan kesehatan dan mengaplikasikan dalam pengembangan kebijakan dan program kesehatan masyarakat;
  2. Mampu melakukan negosiasi, advokasi, dan kepemimpinan dalam mempengaruhi keputusan kebijakan kesehatan sesuai dengan etika dan kepatutan dalam ilmu kesehatan masyarakat;
  3. Mampu merancang dan mengevaluasi program dan pelayanan kesehatan masyarakat;
  4. Mampu menganalisis, merancang sistem pembiayaan kesehatan masyarakat; dan
  5. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan visi misi Prodi S2 MKM UNMUHA untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi dasar magister kesehatan masyarakat, namun juga memiliki kompetensi spiritual. Untuk itu dirumuskan 2 (dua) kompetensi institusional:

  1. Mampu membaca Al-Qur’an, memahami Hadits-Sunnah yang berkaitan dengan kesehatan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari; dan
  2. Mampu mendakwahkan syariat islam kepada masyarakat dengan berbekal ilmu dan teknologi kesehatan.